Manfaat Ratus Vagina dan Risiko yang Perlu Anda Tahu

Manfaat Ratus Vagina dan Risiko yang Perlu Anda Tahu

  • August 5, 2021

Ratus vagina menjadi salah satu perawatan populer di kalangan wanita beberapa tahun terakhir. Biasanya perawatan ini dilakukan oleh wanita yang sudah menikah atau akan menikah.

Perawatan ratus dipilih karena diyakini membawa beberapa manfaat. Salah satu manfaat utamanya adalah dapat mengharumkan aroma vagina sekaligus mengencangkannya.

Pada dasarnya, ratus vagina dilakukan dengan mengasapi organ intim perempuan. Asap tersebut datang dari pembakaran berbagai rempah alami, seperti bunga mawar dan semacamnya.

Wanita diminta duduk di atas kursi khusus dengan lubang di bagian tengah sebagai jalur masuknya asap. Setelah itu, panci tanah yang berisi air panas rebusan ramuan ratus diletakkan di bawahnya.

Nah uap dari rebusan tersebut akan mengasapi area vagina selama kira-kira 30 menit. Proses ini diklaim dapat membersihkan, mengharumkan, dan menjaga kesehatan area intim wanita.

Manfaat ratus vagina

Ramuan rebusan ratus biasanya mengandung bunga mawar, kayu secang, kunyit, temu lawak, pala, hingga akar wangi. Ratus vagina diklaim dapat memberikan sejumlah manfaat sebagai berikut:

Mengharumkan organ kewanitaan

Rempah-rempah yang menghasilkan uap ratus umumnya memiliki aroma kuat. Artinya, manfaat minimal ratus vagina adalah membuat aroma vagina jadi lebih harum untuk periode waktu tertentu.

Membersihkan organ kewanitaan

Ratus diklaim dapat membantu membersihkan organ kewanitaan. Klaim ini masih dipertanyakan, sebab vagina adalah salah satu organ tubuh manusia yang dapat membersihkan diri sendiri.

Mengencangkan otot vagina

Otot vagina dapat kendur, khususnya bagi wanita yang sudah melahirkan secara normal. Nah, ratus diklaim dapat membantu mengembalikan kekencangan otot Miss V secara bertahap.

Risiko ratus vagina

Meski diklaim membawa sejumlah manfaat di atas, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampak positif dan negatif dari ratus.

Faktanya, hingga kini manfaat ratus masih diperdebatkan di dunia kedokteran modern. Manfaat ratus belum teruji secara klinis, justru diklaim membawa sejumlah risiko.

Penguapan vagina juga dapat meningkatkan risiko infeksi vagina dengan mengubah ekosistem bakteri vagina. Kulit vagina halus, sensitif, dan mudah mengalami trauma.

Terlalu intens menyemburkan uap panas bisa saja menyebabkan luka bakar atau melepuh pada area vagina.

Selain itu, perawatan ini berisiko membunuh bakteri-bakteri baik dalam organ intim. Jika hal ini terjadi, vagina justru akan menjadi ruang untuk pertumbuhan bakteri buruk dan jamur.

Jadi, Anda boleh saja melakukan perawatan ratus vagina, tapi sebaiknya dilakukan hanya sesekali, tidak sampai terlalu sering, ya.