paratusin tablet

Paratusin Tablet dan Sirup, Mana yang Lebih Ampuh?

  • July 30, 2021

Dalam dunia farmasi, obat flu sepertinya jadi salah satu kelompok obat yang punya jenis atau varian paling banyak. Dengan cara paling sederhana, kita seperti dapat mengonfirmasi itu. Cobalah datang ke apotek atau toko yang menjual obat, kamu bisa menemukan setidaknya lebih dari satu macam obat. Mungkin, kamu juga bisa menemukan Paratusin Tablet atau yang berbentuk sirup.

Paratusin adalah merek dagang untuk obat flu, batuk, atau demam milik perusahaan farmasi Darya Varia Laboratoria. Tak tanggung-tanggung, produsen langsung mengeluarkan dua macam produk untuk meramaikan persaingan di pasar obat flu. Kondisi ini tentu membuat pilihan konsumen semakin beragam.

Kendati demikian, di sisi lain kondisi ini bisa saja malah membuat konsumen kebingungan. Mungkin sekali para konsumen bertanya-tanya soal produk mana yang lebih berkhasiat; Paratusin Tablet atau yang sediaan sirup. Kalau dilihat dari kandungannya, sebenarnya kedua produk hampir sama persis. Lantas, selain bentuk dan sediaan, apa yang membuat keduanya berbeda? Adakah salah satu lebih unggul dari segi khasiat? Untuk menjawabnya, kita akan bahas satu per satu:

  • Paratusin Tablet

Paratusin Tablet mengandung Noscapine, Chlorpheniramine maleate, Glyceryl guaiacolate, Paracetamol, Phenylpropanolamine HCl. Obat ini punya indikasi (atau manfaat) mengatasi demam, nyeri ringan hingga sedang, batuk kering, batuk berdahak, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.

Paratusin Tablet termasuk obat bebas, tetapi dalam penggunaannya seseorang wajib mengikuti instruksi dari dokter atau setidak-tidaknya yang tertera pada kemasan. Utamanya instruksi soal dosis, seseorang sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini melebihi dosis yang dianjurkan.

Paratusin Tablet dapat dikonsumsi manusia mulai dari usia 6 tahun. Anak berusia mulai enam tahun, sampai dengan 12 tahun, sebaiknya hanya mengonsumsi setengah tablet Paratusin sebanyak tiga kali dalam sehari. Adapun orang dewasa baru boleh mengonsumsi satu tablet per sekali konsumsi.

  • Paratusin Sirup

Paratusin Sirup mengandung Noscapine, Chlorpheniramine maleate, Glyceryl guaiacolate, Paracetamol, Succus liquiritiae, Pseudoephedrine HCl. Paratusin Sirup adalah obat untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin yang disertai batuk.

Paratusin Sirup juga termasuk obat bebas, tetapi dalam penggunaannya seseorang wajib mengikuti instruksi dari dokter atau setidak-tidaknya yang tertera pada kemasan. Utamanya instruksi soal dosis, seseorang sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini melebihi dosis yang dianjurkan.

Jika Paratusin Tablet boleh dikonsumsi oleh mereka yang berusia setidak-tidaknya enam tahun, Paratusin Sirup sudah dapat dikonsumsi oleh anak berusia dua tahun. Adapun dosisnya, anak usia 2 sampai dengan 5 tahun cukup satu sendok teh atau sekitar 5 ml sebanyak tiga kali sehari.

Anak usia enam tahun ke atas bisa minum dengan dosis dua kali lipatnya, yakni dua sendok teh atau sekitar 10 ml, juga tiga kali dalam sehari. Sementara untuk orang dewasa dosisnya dua kali lipatnya lagi, tepatnya empat sendok teh atau 20 ml, pun sebanyak 3 kali dalam sehari.

Masing-masing kandungan yang ada di dalam Paratusin Tablet maupun Paratusin Sirup punya khasiat atau manfaatnya sendiri-sendiri. Noscapine berfungsi untuk menekan batuk. Chlorpheniramine maleate berfungsi untuk mengobati gejala-gejala alergi seperti bersin-bersin, pilek, dan radang tenggorokan.

Lanjut, ada Paracetamol yang berfungsi untuk menurunkan demam dan menghilangkan rasa nyeri ringan sampai sedang, Glyceryl guaiacolate berfungsi sebagai pengencer dahak, dan Pseudoephedrine berfungsi sebagai dekongestan yaitu meredakan hidung tersumbat.

Terkait sediaan mana yang paling baik, kamu bisa mengandalkan preferensimu sebelum membeli satu di antaranya. Semisal kamu lebih senang minum obat dalam wujud cair, belilah Paratusin Sirup. Begitu juga andai kamu lebih senang menelan obat, belilah Paratusin Tablet.

Selain Bodrex Flu Dan Batuk, Kenali Jenis Bodrex Lainnya

  • July 30, 2021

Bodrex adalah obat yang bermanfaat untuk meringankan sakit kepala, sakit gigi, dan demam. Selain itu, obat ini juga memiliki varian yang ditujukan untuk  meredakan gejala flu, seperti bersin, hidung tersumbat, batuk berdahak, atau batuk kering. Jadi tidak heran jika bodrex flu dan batuk menjadi andalan saat kedua penyakit ini menyerang. 

Salah satu kandungan utama Bodrex adalah paracetamol. Obat ini bekerja dengan cara memengaruhi pusat pengontrol suhu tubuh di otak dan mengurangi produksi prostaglandin, sehingga bisa menurunkan suhu tubuh saat demam dan meredakan nyeri.

Ada tujuh jenis produk Bodrex yang dijual secara bebas di Indonesia dengan kandungan dan manfaat yang berbeda-beda, yaitu

  1. Bodrex

Obat ini bermanfaat untuk meringankan sakit kepala, sakit gigi, dan meredakan demam. Tiap tablet Bodrex mengandung 600 mg paracetamol dan 50 mg kafein.

  1. Bodrex Extra

Obat ini bermanfaat untuk mengatasi sakit kepala tegang. Tiap kaplet Bodrex Extra mengandung 350 mg paracetamol, 200 mg ibuprofen, dan 50 mg kafein

  1. Bodrex Migra

Obat ini bermanfaat untuk meredakan migrain atau sakit kepala sebelah. Tiap kaplet Bodrex Migra mengandung 350 mg paracetamol, 150 mg propyphenazone, dan 50 mg kafein.

  1. Bodrex Flu dan Batuk PE

Obat ini bermanfaat untuk mengatasi gejala flu, seperti demam, pilek, hidung tersumbat, serta batuk tidak berdahak. Bodrex Flu dan Batuk PE tersedia dalam bentuk kaplet dan sirop. Tiap kaplet Bodrex Flu dan Batuk PE mengandung 500 mg paracetamol, 10 mg phenylephrine, dan 12 mg dextromethorphan. Tiap 5 ml sirop Bodrex Flu dan Batuk PE mengandung 150 mg paracetamol, 3,5 mg phenylephrine HCl, dan 4 mg dextromethorphan HBr.

  1. Bodrex Flu dan Batuk Berdahak PE

Obat ini bermanfaat untuk meredakan gejala flu, seperti demam, sakit kepala, pilek, dan hidung tersumbat, yang disertai batuk berdahak. Bodrex Flu dan Batuk Berdahak PE tersedia dalam bentuk kaplet dan sirop. Tiap kaplet Bodrex Flu dan Batuk Berdahak PE mengandung 500 mg paracetamol, 10 mg phenylephrine HCl, 50 mg guaifenesin, dan 8 mg bromhexine HCl. Tiap 5 ml sirop Bodrex Flu dan Batuk Berdahak PE mengandung 150 mg paracetamol, 3,5 mg phenylephrine, 50 mg guaifenesin, serta 2,6 mg bromhexine HCl.

  1. Bodrex Herbal Batuk

Obat ini bermanfaat untuk meredakan batuk dan melegakan tenggorokan. Tiap 15 ml sirop Bodrex Herbal Batuk mengandung 200 mg akar kayu manis, 500 mg thymi, 150 mg kencur, 150 mg daun sirih, 100 mg daun sembung, 150 mg jeruk nipis, 450 mg jahe, 150 mg biji pala, 1.000 mg madu, 200 mg cabe jawa, 7,5 mg minyak peppermint. Selain itu, terdapat kandungan natrium benzoat, natrium sakarin, acesulfame-K, mentol, perisa peppermint, dan karamel pada Bodrex Herbal Batuk.

  1. Bodrex Herbal Sakit Kepala

Obat ini bermanfaat untuk meredakan sakit kepala. Tiap tablet salut selaput mengandung 200 mg feverfew extract (tanacetum parthenium herba), 50 mg willow bark extract (salix alba cortex), dan 136 mg guarana extract (paullina cupana fructus).

Sebelum mengonsumsi bodrex flu dan batuk atau jenis bodrex lainnya, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dari efek samping mengonsumsi bodrex. 

  • Jangan mengonsumsi Bodrex jika Anda alergi terhadap kandungan dalam obat ini.
  • Beberapa varian Bodrex mengandung kombinasi beberapa obat, konsultasikan dengan jika Anda menderita porfiria, penyakit ginjal, penyakit liver, gangguan jantung, glaukoma, gangguan pembekuan darah, diabetes, penyakit tiroid, retensi urin, hipertensi, asma, lupus, tukak lambung, atau perdarahan saluran cerna.
  • Jangan mengonsumsi Bodrex Flu dan Batuk PE jika Anda sedang menggunakan antidepresan golongan monoamine oxidase inhibitors (MAOI) dalam kurun waktu 14 hari terakhir.
  • Konsultasikan dulu dengan dokter jika Anda sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk suplemen dan produk herbal.
  • Konsultasikan dulu dengan dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Beri tahu dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi Bodrex jika berencana menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol saat menjalani pengobatan dengan obat ini.
  • Hubungi dokter jika demam atau sakit kepala tidak kunjung membaik setelah penggunaan Bodrex selama 3 hari.
  • Segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah menggunakan Bodrex.

Dipakai Sebagai Minyak Herbal, Apa Itu Minyak Bokashi?

  • July 22, 2021

Pengobatan herbal adalah pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami. Seringkali, minyak herbal dipakai untuk melakukan pengobatan herbal. Contohnya seperti minyak Bokashi yang dipakai untuk meredakan nyeri sendi.

Bukan cuma nyeri sendi, minyak ini juga mampu mengobati kondisi salah urat. Anda hanya perlu mengoleskan minyak ke area yang bermasalah, dan minyak akan bekerja secara alami untuk mengobatinya.

Mengenal minyak Bokashi

Sebagian dari Anda mungkin belum familiar dengan Bokashi. Bokashi pada dasarnya adalah minyak herbal yang terbuat dari campuran bahan-bahan rempah. 

Karena merupakan minyak herbal, minyak ini lebih mengutamakan bahan alami sebagai komposisinya, dibandingkan dengan kandungan-kandungan kimiawi. Bahan-bahan alami tersebut terdiri atas:

  • Minyak kelapa
  • Minyak kayu putih
  • Minyak adas
  • Minyak kayu manis
  • Minyak peppermint
  • Jahe
  • Ekstrak kunyit
  • Lengkuas
  • Daun sirih
  • Brotowali

Selain bahan-bahan alami di atas, masih ada banyak bahan alami lainnya yang digunakan sebagai bahan dasar Bokashi. 

Seluruh campuran bahan-bahan alami ini bekerja sama untuk mengatasi nyeri pada sendi. Tidak hanya itu, beberapa kandungan juga bisa memberikan sensasi hangat yang bisa membantu tubuh terhindar dari gejala masuk angin.

Ketika dioleskan pun, Anda bisa merasakan manfaat berupa pengobatan rasa gatal untuk gigitan serangga seperti nyamuk. Secara garis besar, menggunakan minyak Bokashi akan membuat Anda merasakan manfaat berupa:

  • Meredakan pegal dan nyeri ringan
  • Mengatasi berbagai masalah kulit, meliputi gatal, kemerahan, bengkak, dan bisul akibat gigitan serangga
  • Menghilangkan bau tidak sedap di tubuh dengan dicampurkan ke dalam air mandi

Bokashi juga bisa Anda campurkan ke dalam air mandi. Ini akan menjadikan air mandi Anda sebagai air rempah yang bisa dipakai untuk mengobati nyeri serta menghilangkan bau setelah mandi.

Perhatian saat menggunakan minyak herbal

Minyak herbal seperti Bokashi memang bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Akan tetapi, Anda harus memastikan bahwa penggunaannya dilakukan dengan tepat. Ini penting guna menghindari risiko efek samping yang negatif. 

Sebaiknya, ketika akan menggunakan Bokashi, perhatikan dulu beberapa hal-hal berikut ini: 

  • Dosis pemakaian

Sebenarnya, tidak ada dosis khusus mengenai anjuran jumlah pemakaian minyak. Akan tetapi, Anda harus mengingat bahwa minyak Bokashi sebaiknya dipakai secukupnya. Cukup oleskan minyak ke area tubuh yang membutuhkan saja. 

Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik untuk kesehatan Anda. Hal ini juga berlaku untuk Bokashi. Meskipun bermanfaat, namun bila dipakai berlebihan, juga tidak akan baik untuk Anda. 

  • Cara penyimpanan

Apabila penyimpanannya salah, maka kualitas minyak akan menurun. Oleh sebab itu, pastikan Anda menyimpan di tempat yang benar dengan cara yang tepat.

Setelah digunakan, tutup kembali kemasan produk dengan benar. Jangan sampai ada udara yang bisa masuk dengan mudah melalui tutup tersebut. Pastikan juga Anda menyimpannya di tempat yang sejuk dan jauh dari jangkauan anak-anak. 

  • Reaksi alergi

Mungkin saja, beberapa dari Anda memiliki alergi terhadap salah satu kandungan di dalam minyak. Ini akan membuat kulit Anda mengalami ruam, kemerahan, gatal, bahkan perih. 

Saat reaksi alergi muncul, segera hentikan pemakaian minyak dan bilas minyak dari kulit Anda. Anda bisa mencoba mengatasi reaksi alergi tersebut dengan meminum obat alergi Anda. 

Itulah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika akan memakai minyak Bokashi. Selama dipakai dengan cara yang tepat, Anda pasti bisa merasakan manfaat yang maksimal.

Ketahui Prosedur Pemasangan IUD di RSU Bunda Margonda

  • July 21, 2021

IUD adalah alat kontrasepsi dalam rahim yang merupakan alat berbentuk T kecil yang dapat ditanamkan oleh dokter atau perawat ke dalam rahim untuk mencegah kehamilan. IUD merupakan salah satu bentuk pengendalian kelahiran reversibel yang paling efektif dengan tingkat kegagalan kurang dari 1%. Pemasangan IUD menggunakan prosedur medis kecil yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Anda bisa melakukan pemasangan IUD di rumah sakit salah satunya RSU Bunda Margonda.

Persiapan Pemasangan IUD

Sebelum Anda melakukan proses pemasangan IUD seperti yang bisa dilakukan di RSU Bunda Margonda, sebaiknya Anda mengonsumsi makanan ringan atau camilan terlebih dahulu agar tidak menyebabkan pusing. Jangan lupa untuk tetap terhidrasi dengan minum air putih secara cukup. Anda juga harus memberikan sampel urin sehingga dokter Anda dapat memastikan apakah Anda hamil atau tidak sebelum mereka memasang IUD.

Tanyakan kepada dokter apakah Anda harus mengonsumsi obat pereda nyeri , seperti ibuprofen atau acetaminophen. Hal ini dapat membantu mencegah kram selama prosedur pemasangan IUD dilakukan.

Proses Pemasangan IUD

Saat proses pemasangan, Anda akan diminta berbaring di meja ujian dengan kaki di atas. Dokter Anda akan dengan lembut memasukkan spekulum ke dalam vagina untuk memperlebarnya. Dengan menggunakan alat khusus, dokter akan:

  • Memeriksa ukuran dan posisi rahim.
  • Membersihkan serviks dan vagina dengan cairan antiseptik.
  • Mencari masalah atau gangguan yang terjadi pada rahim.
  • Menyejajarkan leher rahim dengan rahim.

IUD berbentuk seperti huruf T, dengan satu tangan di kedua sisi. Dokter akan melipat lengan dan menempatkan perangkat ke dalam tabung aplikator, kemudian memasukkan tabung melalui leher rahim ke dalam rahim . Setelah IUD terpasang, lengan akan terlepas dan dokter akan melepas tabung aplikator.

IUD juga memiliki tali di bagian bawah yang menggantung ke leher rahim dan vagina. Dokter akan memotong tali ini hingga menyisakan hanya sekitar satu atau dua inci yang menggantung ke dalam vagina.

Pemasangan IUD memakan waktu antara 5 dan 15 menit. Anda mungkin ingin tinggal di ruangan dokter selama beberapa menit sesudahnya untuk memastikan apakah Anda merasa baik-baik saja.

Setelah Pemasangan IUD

Usai proses pemasangan IUD selesai, Anda mungkin merasakan kram saat dokter memasukkan IUD Anda. Beberapa orang mungkin ada yang sampai mengalami pusing atau pingsan ketika mereka mencoba untuk berdiri sesudahnya. Berbaringlah sampai Anda merasa cukup sehat untuk berdiri, lalu bangun dengan perlahan.

Biasanya aman untuk segera kembali bekerja atau sekolah. Namun, jika seseorang merasakan sakit atau kram yang hebat, mereka mungkin ingin beristirahat selama sehari.

Setelah pemasangan IUD, adalah normal jika kemudian Anda melihat beberapa bercak atau flek. Bercak atau flek ini pada umumnya bisa tetap muncul hingga 3-6 bulan. Obat bebas atau obat OTC dapat membantu mengurangi gejala tersebut. Rasa sakit yang ditimbulkan usai pemasangan IUD juga akan hilang dalam beberapa hari.

IUD menempel pada tali yang memungkinkan dokter atau perawat melepas perangkat. Beberapa wanita kemungkinan masih dapat merasakan tali dengan jari-jari mereka, oleh karena itu sebaiknya biarkan saja. Benangnya tidak berbahaya tetapi menariknya justru bisa menggerakkan atau bahkan melepas IUD. Jika benang menyebabkan iritasi atau jika pasangan dapat merasakan benang saat berhubungan seks, seseorang dapat meminta dokter untuk memotongnya.

Dalam kasus yang jarang terjadi, IUD dapat keluar dengan sendirinya. Jika hal ini terjadi, sangat mungkin bagi orang tersebut untuk hamil. Siapa pun yang IUD-nya terlepas harus menghubungi dokter dan tidak melakukan hubungan seks tanpa kondom.

Anda juga harus bertanya kepada dokter berapa lama untuk menunggu sebelum melakukan hubungan seks tanpa kondom. IUD tidak dapat mencegah IMS, jadi penting untuk mempraktikkan melakukan seks yang lebih aman dengan pasangan baru.

Jika Anda ingin melakukan pemasangan IUD, Anda bisa menghubungi beberapa rumah sakit salah satunya RSU Bunda Margonda yang terletak di Jalan Margonda Raya No. 28, Pondok Cina, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424. RSU Bunda Margonda memiliki layanan untuk pemasangan dan pelepasan IUD, dengan jam operasional Senin sampai Minggu mulai pukul 00.00 hingga 23.59, serta unit gawat darurat 24 jam.

Ini Macam-macam Manfaat Shampo Natur untuk Rambut Rontok

  • June 25, 2021

Apakah Anda memiliki masalah dengan rambut rontok? Kondisi rambut yang rontok cukup umum dialami oleh banyak orang. Anda bisa mencoba mengatasi masalah ini menggunakan shampo natur untuk rambut rontok.

Salah satu keunikan dari shampo natur ini adalah penggunaan ekstrak lidah buaya sebagai komposisi utamanya. Kandungan lidah buaya ini mampu bekerja dengan efektif untuk mengatasi berbagai masalah rambut, termasuk rambut rontok.

Manfaat shampo natur untuk rambut rontok

Seperti yang disampaikan sebelumnya, shampo natur ini menggunakan ekstrak dari lidah buaya. Selain untuk mengobati masalah rambut rontok, lidah buaya pada shampo bisa memberikan banyak manfaat lain, seperti:

  • Meredakan gatal di kulit kepala

Shampo natur untuk rambut rontok bisa juga Anda gunakan untuk meredakan rasa gatal di kulit kepala. Banyak orang yang mengalami rambut rontok juga merasakan gatal pada kulit kepala.

Biasanya, rasa gatal ini juga akan disertai dengan kulit kepala yang mengelupas. Lidah buaya mampu bekerja dengan efektif untuk mengatasi area kulit kepala ini.

Kemampuan lidah buaya mengatasi rasa gatal di kulit kepala berasal dari kandungan asam lemak di dalamnya. Asam lemak ini memiliki fungsi sebagai antiinflamasi. 

  • Melindungi dari sinar UV

Paparan sinar UV dari matahari yang berlebihan juga bisa membuat rambut menjadi rusak. Terkadang, inilah yang memicu rambut jadi mudah rontok.

Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba menggunakan shampo yang mengandung lidah buaya, seperti shampo natur. Kandungan lidah buaya di dalam shampo ini mampu memberikan perlindungan dari radiasi sinar UV.

  • Memperkuat rambut

Saat kekuatan rambut menurun, maka rambut jadi lebih rentan mengalami kerontokan. Oleh sebab itu, penderita rambut rontok biasanya memiliki kondisi rambut yang sudah melemah.

Anda bisa menggunakan shampo natur untuk rambut rontok yang mengandung lidah buaya. Ini membuat shampo tersebut cocok digunakan untuk memperkuat rambut Anda. 

Rambut Anda akan menjadi lebih kuat karena lidah buaya mengandung vitamin A, C, dan E. Seluruh vitamin itu berkontribusi dalam meningkatkan kekuatan rambut. 

  • Meningkatkan pertumbuhan rambut

Kalau rambut terlalu sering rontok, lama-kelamaan rambut Anda akan terlihat tipis. Anda tentu tidak ingin jika rambut tampak terlalu tipis karena terlihat tidak sehat.

Anda bisa mengatasi masalah ini ketika menggunakan shampo natur untuk rambut rontok. Kandungan lidah buaya dalam shampo ini juga memiliki kemampuan untuk mendukung pertumbuhan rambut.

Jika pertumbuhan rambut meningkat, maka rambut akan tampak lebih tebal. Ini bisa mengatasi masalah rambut tipis yang disebabkan oleh kerontokan rambut.

  • Mengatasi rambut lepek

Kelebihan lainnya dari penggunaan shampo yang mengandung lidah buaya adalah kemampuan mengatasi rambut lepek. Rambut lepek sangat umum dialami oleh masyarakat Indonesia.

Kondisi rambut yang lepek bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari produksi keringat, produksi minyak alami di kulit kepala, dan lain sebagainya. 

Menggunakan shampo yang mengandung lidah buaya bisa membantu meminimalisir kemungkinan rambut menjadi lepek. Inilah manfaat lain yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan shampo dari natur.

Itulah beberapa manfaat penggunaan shampo natur yang dilengkapi dengan ekstrak lidah buaya. Anda bisa mengandalkan shampo ini untuk mengatasi berbagai macam permasalahan rambut.

Secara khusus, shampo natur untuk rambut rontok mampu mencegah risiko Anda untuk mengalami kerontokan yang lebih parah. Anda bisa mendapatkan shampo ini dengan harga yang cukup terjangkau.